Friday, 24 February 2012

Kita Pernah Dilukai Dan Melukai





Kita pernah “DILUKAI”
dan mungkin pernah “MELUKAI”
tapi kerana itu kita BELAJAR
tentang bagaimana cara menghargai, menerima, berkorban dan memperhatikan.
Kita pernah “DIBOHONGI”
dan mungkin pernah “MEMBOHONGI”,
tapi dari itu kita belajar tentang KEJUJURAN.
Andaikan kita tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidup ini, mungkin kita tidak pernah belajar arti diri MEMINTA MAAF dan MEMBERI MAAF.
Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan
terulang kembali. Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan,..
yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari ESOK yang lebih baik.
Hidup adalah proses,
Hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur,
Tanpa ada kata tua
JATUH, berdiri lagi
KALAH, mencuba lagi
GAGAL, bangkit lagi,
Sampai Allah memanggil:
“Waktu untuk PULANG”

kredit: akuIslam

3 comments:

QasehnyaRania said...

betul tu..kalau dilukai kita sakit..bila melukai seseorang kita juga akan terasa..

sentiasa muhasabah diri spy teda yg terluka atau dilukai kan :)

selamat petang ayu :)

Uncle Lee said...

Hi, terbakar kampong kelihatan asap. Terbakar hati siapakah tahu.
Cry a river if you must, then build a bridge and cross over. And smile as it was once yours.
You stay easy and keep a song in your heart.

A broken heart can never be healed, but it can learn to love again.
Lee.

are_lin@yu said...

qaseh:betul tu so elak dari dilukai dan melukai..hehe

uncle lee:so nice..i like your word..like inspiration n spirit...;-)